Thursday, 26-3-2026 16:16 151
Pemerintahan Donald Trump menunjuk sejumlah tokoh besar industri teknologi ke dalam dewan penasihat sains dan teknologi, termasuk untuk isu kecerdasan buatan (AI).
Nama-nama yang masuk dalam daftar awal antara lain CEO Meta Mark Zuckerberg, Chairman Oracle Larry Ellison, serta CEO Nvidia Jensen Huang, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (26/3/2026).
Selain itu, co-founder Google Sergey Brin dan CEO AMD Lisa Su juga ikut bergabung menjadi anggota dewan awal yang berisi 13 anggota industri.
Mereka akan menjadi bagian dari President's Council of Advisors on Science and Technology (PCAST), yang berperan memberi masukan kebijakan, termasuk arah pengembangan AI di Amerika Serikat.
Langkah ini sejalan dengan fokus Trump yang menjadikan AI sebagai prioritas utama di masa jabatan keduanya. Pemerintah AS melihat AI sebagai arena persaingan strategis, khususnya dengan China.
Tak lama setelah menjabat, Trump juga meminta penyusunan AI Action Plan untuk mengurangi hambatan regulasi dan mempercepat inovasi dari sektor swasta.
Dewan ini diperkirakan akan berperan penting dalam menentukan respons AS terhadap kompetisi global di bidang AI. Jumlah anggotanya bisa bertambah hingga 24 orang dalam waktu dekat.
Dewan tersebut akan dipimpin oleh penasihat AI dan kripto Gedung Putih David Sacks serta penasihat teknologi Michael Kratsios.
Sejumlah perusahaan menyambut langkah ini. Meta dan Nvidia menilai pembentukan dewan akan memperkuat posisi AS dalam pengembangan AI, meski beberapa perusahaan lain belum memberikan komentar resmi.
Selain tokoh teknologi, CEO Commonwealth Fusion Systems Bob Mumgaard juga ikut masuk dalam dewan. Kehadirannya dinilai sebagai sinyal dukungan pemerintah terhadap industri energi fusi.
Dalam beberapa tahun terakhir, AI memang menjadi pendorong utama investasi di AS. Perusahaan teknologi disebut siap menggelontorkan dana hingga triliunan dolar untuk mengembangkan teknologi ini, seiring dorongan pemerintah untuk mempercepat pertumbuhannya. (Yoy)
Sumber : detikcom