Gambar App
XSpace Radio
Dapatkan info lengkap disini

Gunung Semeru Meletus, Awan Panas Guguran 2,5 Km

Friday, 29-5-2026 22:18 37

Gambar Konten

Gunung Semeru di Jawa Timur kembali dilaporkan mengalami erupsi pada Jumat (29/5/2026) malam pukul 19.07 WIB. Dalam rilis terbaru Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), letusan kali ini terpantau meluncurkan awan panas guguran.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru melaporkan bahwa tinggi kolom abu vulkanik hasil erupsi teramati mencapai kurang lebih 2.000 meter di atas puncak, atau sekitar 5.676 meter di atas permukaan laut.

"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah tenggara," kata Lana Saria Plt Kepala Badan Geologi dalam laporan resmi PVMBG yang diterima detikJatim, Jumat (29/5/2026).

Erupsi tersebut terekam jelas di alat seismogram dengan indikator amplitudo maksimum mencapai 22 mm. Hingga laporan tersebut disusun oleh pihak berwenang, durasi sementara getaran gempa letusan tercatat berlangsung selama kurang lebih 3 menit 51 detik.

Selain kolom abu setinggi 2 kilometer, aktivitas vulkanik malam ini juga memicu terjadinya luncuran awan panas. Material panas tersebut dilaporkan mengarah ke sektor tenggara.

"Terjadi awan panas, ke arah tenggara Besuk Kobokan jarak luncur 2.000 meter. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat," lanjut Lana Saria.

Saat ini, status Gunung Semeru masih tertahan pada Status Level III (Siaga). Pihak PVMBG mengeluarkan tiga poin rekomendasi penting yang wajib dipatuhi oleh masyarakat demi menjaga keselamatan fisik.

Pertama, masyarakat dilarang keras melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak. Di luar jarak itu, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena ada potensi perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Rekomendasi kedua, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena sangat rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar.

Selain itu, masyarakat juga diimbau selalu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Semeru. Terutama di sepanjang jalur Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta potensi lahar pada anak-anak sungai kecil dari Besuk Kobokan. (Yoy)

Sumber : Detikcom

Berita lainnya

world-news
Rela Macet Kehujanan Demi Durian Baduy

Friday, 24-1-2025 15:07 769

world-news
Sego Sambel Mak Yeye, Pedasnya Menyengat

Saturday, 11-1-2025 14:45 1071

world-news
Ke Kebun Binatang Surabaya Lewat Terowongan

Tuesday, 24-12-2024 10:31 1330