Gambar App
XSpace Radio
Dapatkan info lengkap disini

Harga Bahan Pokok Surabaya Cenderung Turun ?

Friday, 7-4-2023 17:01 77

Gambar Konten

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengatakan harga bahan pokok (bapok) di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (7/4) terpantau cenderung turun dan pasokan terjaga.

"Di Surabaya, harga bapok menjelang Lebaran terjaga dan terkendali. Bahkan, beberapa komoditas harganya lebih murah dari kota lainnya. Secara nasional harga bapok cenderung turun," ujar Zulkifli melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Berdasarkan pantauan, harga beras medium tercatat Rp10.950/kilogram, beras premium Rp12.400/kilogram, gula pasir Rp13.000-13.500/kilogram, tepung terigu Rp12.500-13.000/kilogram, minyak goreng kemasan premium Rp19.00019.500/liter dan minyak goreng MinyaKita Rp14.000/liter.

Sementara itu, daging sapi Rp120.000/kilogram, daging ayam ras Rp34.000-35.000/kilogram, telur ayam ras Rp27.000/kilogram, bawang putih Rp30.000-35.000/kilogram, bawang merah Rp35.000/kilogram, cabai merah keriting Rp30.000/kilogram, cabai merah besar Rp25.000/kilogram, dan cabai rawit merah Rp25.000-30.000/kilogram.

Pada hari yang sama, Zulkifli melakukan peninjauan pelaksanaan pasar murah/bazar Ramadan yang digelar di Kecamatan Wonokromo dan Wonocolo, Surabaya. Pada kegiatan ini, Mendag kembali menegaskan pasar murah bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bapok dengan harga terjangkau.

"Bazar bersama Pemerintah Daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan bapok dengan harga yang ditentukan pemerintah dalam menghadapi Lebaran. Kegiatan bazar Ramadan dilaksanakan di 240 kota/kabupaten seluruh provinsi di Indonesia dan dilaksanakan hingga sebelum Lebaran," katanya.

Di pasar murah dijual berbagai komoditas bapok diantaranya minyak goreng Minyakita dijual dengan harga Rp14.000/liter, gula pasir (Rp12.500/kilogram), minyak goreng kemasan premium ukuran 1 liter (Rp16.500), minyak goreng kemasan 2 liter (Rp32.800), tepung terigu (Rp11.000/kilogram), telur ayam (Rp25.500/kilogram), beras kemasan 5 kilogram (Rp45.000).

Selain, itu dijual juga produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) daerah setempat. (Yoy)

Sumber : antaranews.com

Berita lainnya