Saturday, 13-12-2025 12:59 155
KPID Banten terus dorong Revisi UU Penyiaran
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah, KPID Banten, mengikuti atau menghadiri FGD, Focus Group Discussion, yang diadakan KPI Pusat di Jakarta hari Kamis, 4 Desember 2025. FGD tersebut mengangkat tema memperkuat ekosistem penyiaran nasional, arah dan masukan strategis dalam revisi Undang-Undang 32 Tahun 2002 tentang penyiaran.
Sebagai narasumber, Abni Jayaputra. Pimpinan Redaksi TV One Artificial Intelligence. Hardley Stefano Fenelon Parlela. Komisioner KPI Pusat 2016-2022. Totok Suryanto, Praktisi Penyiaran. Prof. Dr. Judhariksawan, S.H., M.H., Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Hasanuddin. Dan Doktor Nuning Rodiah MPD, Akademisi dan Pegiat Literasi Penyiaran.
FGD dilaksanakan secara hybrid. Dihadiri oleh Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah baik secara langsung maupun secara daring. KPID Banten hadir langsun Ketua KPID, Haris Witharja. Para narasumber secara garis besar mengangkat topik revisi Undang-Undang Penyiaran ini sebagai satu hal yang mendesak.
Menurut para narasumber, revisi Undang-Undang Penyiaran adalah satu revisi Undang-Undang Penyiaran. Revisi Undang-Undang Penyiaran mendesak dilakukan demi keberlangsungan lembaga penyiaran yang ada sekarang maupun pengaturan bagi kegiatan media baru. Definisi penyiaran yang ada di Undang-Undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2002 sudah seharusnya di-review agar bisa mencakup kegiatan-kegiatan yang sekarang dilakukan yang melalui medium internet.
Ketua KPID Banten, Haris Witharja mengatakan KPI sudah semestinya membangun inisiatif untuk terus memperluas diskusi tentang revisi Undang-Undang Penyiaran.
FGD dibuka oleh Wakil Ketua KPI Pusat, Muhammad Reza. Dihadiri oleh Komisioner KPI Pusat yang lain Made Sunarsa dan Evri Rizqi Monarshi
PIC FGD Undang-Undang Penyiaran ini, Muhammad Hasrul Hasan menyampaikan KPI Pusat berkeinginan untuk menjaring semua pandangan dan masukan-masukan untuk menyampaikan poin-poin strategis dalam revisi Undang-Undang Penyiaran. Terus keluar video yang kedua itu. FGD ditutup dengan closing speech oleh Ketua KPI Pusat, Ubaidillah.
Sumber : KPID Banten