Wednesday, 4-2-2026 20:43 160
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan keluarga YBS (10) mengalami kendala administrasi kependudukan (adminduk) sehingga tidak menerima bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.
Menurut Laka Lena, kendala itu terjadi sejak keluarga YBS berpindah domisili dari Kabupaten Nagekeo ke Kabupaten Ngada. Perpindahan tersebut tidak diikuti pembaruan data adminduk.
"Saya tahu kejadian ini juga kependudukan mereka tidak ditopang karena mereka pindah dari Nagekeo ke Jerebu'u Ngada. Ternyata adminduk belum diamankan," terang Laka Lena, Rabu (4/2/2026).
Ia menyebut persoalan adminduk keluarga YBS telah diatasi setelah dirinya menerima kabar duka terkait YBS, seorang siswa kelas IV di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang ditemukan tewas gantung diri.
"Saya langsung suruh teman-teman di sana untuk segera beresin soal itu. Kalau dia tidak terima bantuan sosial hanya karena persoalan di adminduk, itu hal sepele," ujar Laka Lena.
Menurut dia, persoalan adminduk seharusnya mudah diselesaikan agar tidak terus berdampak pada masyarakat.
"Ini cuma soal kertas selembar segera diberesin, saya bilang sehingga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari," tambahnya. (Yoy)
Sumber : detikcom